Arti Dari Buah Roh: Kajian Alkitab

Salam sejahtera bagi semesta. Dalam artikel kali ini saya akan membahas mengenai arti dari buah roh yang ada dalam salah satu ayat Al-kitab.

Dalam bahasannya, pertama kali akan saya kutipkan arti tiap kata dalam ayat menurut para ahli Alkitab.

Dimulai  dengan membahas tiap kata ayat dalam bahasa Yunani atau Greek. Kemudian arti kata menurut KJV. Dilanjutkan arti kata menurut ITB dan ILT .

Setelah itu baru akan masuk kepada syarah ayat.

Syarah atau tafsir dari ayat dalam bahasan ini berasal dari pemahaman saya berdasarkan dari sisi ilmu yang saya pelajari. Yaitu kajian dari sisi ilmu Hikmah dan Makrifat.

Jadi  bahasan Alkitab dari sisi bahasa dalam artikel ini berasal dari sumber resmi, yaitu karya para ahli Alkitab. Dan dapat dijadikan sebagai rujukan para akademisi.

Akan tetapi syarahnya berdasarkan dari sisi keilmuan saya sendiri. Yaitu ilmu Hikmah dan Ilmu Makrifat. Maka tidak bisa secara resmi dianggap atau dijadikan sebagai bahan rujukan para akademisi.

Mungkin bisa dijadikan sebagai penambah pengetahuan atau sekedar tambahan bacaan saat iseng saja. Yosh Selamat membaca…

Ayat Tentang Buah Roh

Efesus 5:9 :

(Beza) : (Ὁ γὰρ καρπὸς τοῦ Πνεύματος ἐν πάσῃ ἀγαθωσύνῃ καὶ δικαιοσύνῃ καὶ ἀληθείᾳ.

(KJV) : (For the fruit of the Spirit is in all goodness and righteousness and truth;).

(ITB) : “Karena terang hanya berbuahkan dan sangat dan keadilan dan kebenaran”.

(ILT) : “Sebab buah Roh ada di dalam setiap kebaikan dan keadilan dan kebenaran”.

Pengertian Ayat Buah Roh Menurut Bahasa

– Kata “Karena” (ITB) atau “Sebab” (ILT) dalam bahasa Yunaninya adalah γάρ gar (ğar’), (properly) assigning a reason.{(used in argument, explanation or intensification; often with other particles)}

Dalam KJV kata ini memiliki beberapa arti yaitu : and, as, because (that), but, even, for, indeed, no doubt, seeing, then, therefore, verily, what, why, yet.

– Kata “buah” (ITB) dan (ILT), dalam bahasa Yunaninya adalah καρπός karpos (kar-pos’). Yang bermakna : fruit (as plucked), {literally or figuratively.

Dalam KJV kata ini berarti: fruit.

– Kata “terang” (ITB) atau “Roh” (ILT), dalam bahasa Yunaninya adalah πνεῦμα pneuma (pnev’-ma), kata ini mengandung makna, diantaranya:

  1. a current of air, i.e. breath (blast) or a breeze.
  2. (by analogy or figuratively) a spirit.
  3. (humanly) the rational soul, as in the “spirit of a man.”
  4. (by implication) vital principle, mental disposition, etc.
  5. (superhumanly) an angel, demon.
  6. (divinely) God, Christ’s spirit, the Holy Spirit.

KJV kata ini berarti : ghost, life, spirit(-ual, -ually), mind.

– kata “hanya” (ITB) secara jelas dalam teks yunaninya dan dalam KJVnya (yang saya gunakan sebagai sumber dalam tulisan ini) tidak tertulis.

Tapi menurut saya lebih bersifat mafhum (pemahaman tujuan dalam kalimat) ayat, sedangkan dalam terjemah (ILT) memakai kalimat “ada di dalam”, dalam bahasa Yunaninya di wakili oleh kata: ἔν en (en’) prep, ἐγ- eg- (eng-) [alternate prefix], ἐμ- em- (em-) [soft prefix], yang memiliki beberapa makna, diantaranya:

  1. in.
  2. at (i.e. in a given time or place).
  3. on (i.e. in the surface or substance of something or someone).
  4. by (i.e. in the process of, in consequence, as a result).
  5. with (i.e. in the usage or occurrence of).
  6. within (i.e. inside of, in the surroundings of). 
  7. among(i.e. in company with).
  8. along (i.e. in the course of travel).
  9. along with (i.e. in a progression (of increasing maturity)).
  10. into (i.e. into a place or state of being).
  11. unto (i.e. into a purpose).
  12. to (i.e. in a direction toward).
  13. (idiom, with G3588) explicitly, specifically (i.e. in the thing (that follows)).
  14. (hence also with dative pronoun) by name (i.e. by his name, affirm him by name).
  15. (of occasion) when.
  16. (of coinciding) as (one is doing, something else occurs).
  17. (with G3739) while (literally, in that while doing, something else occurs).
  18. (when combined as prefix) (unexpressed).
  19. (also) around 10 other similar contextual uses.

{Often used in compounds, with substantially the same import; rarely with verbs of motion, and then not to indicate direction, except (elliptically) by a separate (and different) preposition}

[a primary preposition denoting (fixed) position (in place, time or state), and (by implication) instrumentality (medially or constructively), i.e. a relation of rest.

Dalam KJV kata ini memiliki beberapa arti, yaitu : about, after, against, almost, altogether, among, as, at, before, between, (here-)by ( all means), for (… sake of), give self wholly to, (here-)in(-to, -wardly), mightily, (because) of, (up-)on, (open-)ly, outwardly, one, quickly, shortly, (speedi-)ly, that, there(-in, -on), through(-out), (un-)to(-ward), under, when, where(-with), while, with(-in).

-Kata ini juga mewakili mafhum dari kata “hanya” (ITB) atau “setiap” (ILT), dalam bahasa Yunaninya πᾶς pas (pas’) adj. πᾶν pan (pan’),[including all forms of declension], πάμ- pam- (pam’-) [soft prefix], yang bermakna : all, any, every, the whole. [apparently a primary word]

Dalam KJV kata ini memiliki beberapa arti, yaitu : all (manner of, means), alway(-s), any (one), daily, ever, every (one, way), as many as, no(-thing), thoroughly, whatsoever, whole, whosoever.

-Kata “kebaikan” (ITB) dan (ILT), dalam bahasa Yunaninya adalah ἀγαθωσύνη agathosune (a-ğa-thō-sï ‘-nee) n. Yang bermakna: goodness, i.e. virtue or beneficence.

Dalam KJV kata ini berarti: goodness.

-Kata “dan”, bermakna ; and dalam bahasa Yunaninya ; kai – καί, yang bermakna; (as a connective) and; (connecting and continuing) and then, then; (as a disjuntive) but, yet, however; (as an adv.) also, even, likewise

Beberapa contoh penggunaannya ada dalam ayat;(1) and, Mt. 2:2, 3, 11; 4:22; (2) και και, both and; (3) as a cumulative particle, also, too, Mt. 5:39; Jn. 8:19; 1Cor. 11:6;.

– kata “keadilan” (ITB) dan (ILT), dalam bahasa Yunaninya, δικαιοσύνη dikaiosune (d̮iy-kai-o-sï ‘-nee). Yang bermakna:

  1. equity (of character or act)..
  2. righteousness
  3. (specially) the Righteousness ascribed by trust in Jesus.

Dalam KJV kata ini berarti: righteousness.

– Kata “kebenaran” dalam bahasa Yunaninya adalah ἀλήθεια aletheia (a-lee’-thei-a). Yang bermakna truth.

Dalam KJV kata ini berarti : true, X truly, truth, verity.

Hikmah yang dapat saya maknai dari ayat ini

Hikmah ayat (terjemah ILT) 

“Sebab buah Roh ada di dalam setiap kebaikan dan keadilan dan kebenaran”.

Ayat ini menjelaskan bahwa “buah Roh ada di dalam setiap kebaikan dan keadilan dan kebenaran”.

Pemaknaan Buah Roh dalam ayat ini yang akan saya bahas adalah buah roh yang dimaknai sebagai “pengetahuan yang baik”.

Nah asal dari pengetahuan yang baik ini bisa dari berbagai sumber, semakin tinggi ketajaman akal dan ruhaninya maka semakin tinggi juga cahaya pengetahuan baik yang diterima, bisa berasal dari ilham atau warid kalau dalam tradisi ahli hikmah.

Ilham dan waridnya baik berupa mimpi (bisyarah), intuisi atau firasat (firasyah), Ar-ramli atau lebih dikenal umum sebagai ramal, atau ilmu nujum yang dikenal umum sebagai ilmu perbintangan, yaitu ilmu mengenali sifat-sifat benda langit, karena nujum sendiri berarti “bintang-bintang”.

Walaupun ilmu ar-ramli dan ilmu nujum ini lebih banyak distigmakan negatif, tapi sebenarnya kitab/buku dan atau kajiannya itu ada, baik itu dalam tradisi sunni atau dalam tradisi syi’ah jika dalam Islam, maupun dalam tradisi keyakinan-keyakinan lain.

Buah Roh sebagai pengetahuan yang baik itu ada di dalam setiap kebaikan, keadilan dan kebenaran.

Ketika ada kebaikan, keadilan dan kebenaran yang sedang berlangsung, maka di dalamnya kita bisa menemukan keberadaan dari buah roh.

Dan jika Buah Roh selalu ada pada ketiganya, maka kebaikan, keadilan dan kebenaran itu bisa saja berasal dari satu sumber, yaitu buah Roh itu sendiri.

Jadi ketika ketiganya “berjalan” dalam kehidupan, maka “berjalannya” mereka adalah atas dasar “perintah” dari Buah Roh itu sendiri.

Dan manusia jika sudah memiliki buah Roh yang dimaknai sebagai pengetahuan yang baik, maka hidupnya akan tercerahkan, jika sudah tercerahkan maka teranglah pikiran, perasaan, pendengaran dan pandangannya, tidak berada di dalam kegelapan pengetahuan lagi.

Kemudian … (lanjut ke point 2, karena semakna dengan bahasan hikmah point 2) …;

Hikmah ayat (terjemah ITB)

“Karena terang hanya berbuah kebaikan dan keadilan dan kebenaran”

Ayat ini menjelaskan “bahwa terang hanya berbuahkan kebaikan dan keadilan dan kebenaran”,

Terang dalam ayat ini seperti yang sudah saya bahas adalah terang yang saya pahami sebagai “pengetahuan yang baik”.

Jika manusia sudah mendapatkan pengetahuan yang baik, kemudian memahami kandungan dari pengetahuan tersebut dengan mapan, maka laku lampah manusia ini dalam kehidupannya hanya akan mengejawantahkan kebaikan, keadilan dan kebenaran.

Kebaikan di sini yang saya pahami adalah membawa kemanfaatan yang membahagiakan dan menenangkan, baik bagi dirinya, manusia lainnya dan lingkungan sekitarnya.

Jauh dari merusak, tidak dekat kepada menyakiti dan bertolak belakang dengan merugikan.

Jadi manusia ini pemikirannya, perasaannya, perkataannya, tulisannya dan perbuatannya akan selalu membawa kemanfaatan yang membahagiakan dan menenangkan, baik bagi dirinya, manusia lainnya dan lingkungan sekitarnya.

Jauh dari merusak, tidak dekat kepada menyakiti dan bertolak belakang dengan merugikan.

Keadilan yang saya pahami di sini adalah menempatkan sesuatu sesuai kapasitasnya.

Tidak kekurangan dan tidak pula berlebihan. Jadi manusia ini ketika berpikir, maka akan berpikir sesuai kapasitasnya, akan merasa sesuai dengan kapasitasnya, akan berkata sesuai dengan kapasitasnya, akan menulis sesuai dengan kapasitasnya dan akan berbuat sesuai dengan kapasitasnya.

Kebenaran di sini adalah sesuai dengan situasi, kondisi, toleransi, kerelevanan dan jangkauan.

Jadi ketika manusia ini berpikir, merasa, berkata, menulis dan berbuat, maka pikirannya, perasaannya, perkataannya, tulisannya dan perbuatannya akan sesuai dengan situasi dan kondisi, akan sarat dengan toleransi, toleransi yang dimaksud di sini adalah memaklumi, menghormati dan tidak merasa benar sendiri.

Akan relevan dan fokus dengan masalah-masalah yang sedang atau akan dihadapi, akan menjangkau luas hingga berbagai ruang kemanusiaan, jangkauannya menyentuh hingga akar-akar setiap permasalahan.

Dan pada akhirnya kemanfaatan yang baik dari pikirannya, perasaannya, perkataannya, tulisannya dan perbuatannya bisa menjangkau dan dijangkau oleh semua manusia.

Jika sudah begini, maka manusia ini bukan tidak mungkin dapat menebarkan kasih bagi manusia, alam dan seluruh kehidupan yang ada di dalamnya.


Semoga bermanfaat bagi yang membutuhkan, bagi yang tidak membutuhkan, semoga tidak menyinggung. 

Terima kasih telah berkunjung dan salam damai selalu.

Cheers .. KLepus.. whuUuZz


Sumber :

  1. Alkitab Deuterokanonika, Lembaga Alkitab Indonesia, Penerbit : Percetakan LAI, edisi LB thn. 2014.
  2. Kitab Suci, Indonesian Literal Translation, Penerbit : Yayasan Lentera Bangsa, thn. 2008.
  3. The 1598 version of Beza’s Greek New Testamen, Theodore Beza ( june/24/1519-october /13/ 1605).
  4. King James Version of 1611/1769.
  5. Mickelson’s Enhanced Strong’s Dictionaries of the Greek and Hebrew Testaments (MESD), English Dictionaries of the Textus Receptus, the 1550 Stephanus and 1525 Ben Chayyim (Second Edition – 125th Anniversary Edition), Authors: Mickelson, Jonathan K, Year: 2008, 2010, 2015, Publisher: LivingSon Press, ISBN: (MESD): 978-1-60922-009-9.
  6. King James Version (1769) with Strongs Numbers and Morphology (KJV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *